“Jangan macam macam kamu!!”, cuma itu yang dia bilang sambil berlalu melewatiku.Sekarang ketiganya tampak mengerubuti istriku, dan aku yakin pasti mereka mempunyai niat buruk pada Merry.“MMMhhppppp…..mhhpppp”, suara Merry yang terbungkam, rupanya dia tidak menangis lagi, tampak dari posisiku dia meronta ronta seakan hendak melawan, ketika komandan berdiri, ternyata terlihat dengan kurangajarnya tangan Wok menelusup ke balik daster Merry,sementara tangan satunya menahan tubuh Merry supaya tetap telentang. Aku ambil kuas bulu itu, aku mainkan di tanganku sambil memandang foto perempuan itu……..sebuah alur rencana langsung terpikir di bawah otakku. Bokep Colmek Pada saat berbalik, “DEG…”,pintu samping menuju garasi ternyata terbuka sedikit. “Sialan..siapa ini yang berbuat?” pikirku sambil gelapgapan mencari senter dan korek api.“Mas….Mas…”terdengar suara Merry memanggil manggil dari dalam kamar.“Bentar ma…nyari senter”,jawabku sambil terus mencari posisi lemari cabinet yang ada di dekat pintu samping.Gludukk…gludukk…krosakk…..Terdengar suara gaduh yang entah dari mana asalnya. Dan




















