Kejadiannya ketika itu aku baru pulang dari rumah temanku Anto pada siang hari, ketika sampai di rumah aku mendapati adikku sedang asyik menonton serial telenovela di salah satu TV swasta. Lalu kontolku masuk perlahan-lahan .”Ahh.. Bokep Japan sampe keluar maninya.. kamu adik yang paling pengertian” kataku.Sebelum sempat aku Mamasukan kontolku ke lobang memeknya Tenny Papa dan Mama menghentikan kegiatannya.“Sini Mama bantuin” kata Mamaku, lalu dia mebimbing kontolku masuk ke memek Tenny.“Tahan sedikit ya sayang..” kata Mamaku kepada Tenny. Aku hanya bisa melihat wajah memerah adikku ini yang malu dan tersipu, selintas kulihat wajah adikku ini manisnya seperti Nafa Urbach.“Gimana rasanya, Sayang?” tanyaku lagi.“Aa, yang tadi itu apa yang namanya orgasme?” Eh, malah ganti bertanya adikku tersayang ini.“Iya Sayang, gimana, enak?” jawabku sambil bertanya lagi.“He-eh, enak banget” jawabnya sambil tersipu.Entah mengapa demi melihat kebahagian di wajahnya, aku kini hanya ingin memandangi




















