Aku sedikit lega, berarti yang mengintip dan melakukan terror di rumahku adalah maling itu. Bokeb Aku sempat bilang padanya agar malamnya ia balik lagi sebab aku kuatir jika nanti putriku bangun ia akan menanyakannya dan jika tak ketemu maka ia akan nangis lagi kataku. Kini keadaan seperti api dalam sekam dan tak mudah di padamkan. Setelah putriku tidur barulah dia ingin pulang sebentar untuk memberikan uang dapur pada istri mudanya. Aku amat kuatir dengan perkembangan putriku ini. Ia seakan tak terganggu oleh suara hujan yang masih deras dan angin kencang diluar rumah.Aku mulai merasakan geli di sekitar betisku.




















