Aku saat tersebut sengaja memilih lokasi yang agak jauh dari keramaian, jauh dari kasir dan kemudian lalang tamu lain. Saatnya bertemu Qiu Qiu dan mengantarkannya pulang, pikirku. Bokep Jilbab/Hijab “terserah” jawab Qiu Kiu singkat.Aku juga tak menjawabnya lagi. Aku juga menyapanya dengan basa basi alakadarnya saja. Bahkan penolong rumah tangga juga tak luput dari incaran mereka dan tidak jarang kamarku yang dijadikan tempat untuk mereka melampiaskan hawa nafsu.Akhirnya bel tanda jam latihan selesai berbunyi. Budaya yang jauh bertolak belakang dengan lokasi asalku di Kalimantan dulu pun dengan cepat bisa kupahami dan kuikuti. Diselingi dengan candaan yang kulontarkan merasa nyaman ngobrol denganku. Mulai dari guru, tukang kebun, kakak kelas, hingga adik ruang belajar juga. Pada hari itu, tepatnya hari Kamis, teman-teman yang beda memilih guna tidak mengekor tutorial yang kebetulan saat tersebut kelas Bahasa Inggris.




















