Ini pancaran yang jauh lebih dewasa, yang membuatku merasa demikian kecil di hadapannya. Namun kata-kata “bule” itu menambah emosi yang memang sudah terpancing sebelumnya. Bokep Tobrut Aku merasa bingung, terlalu banyak rahasia yang masih tidak kupahami selama dua bulan ini. Aku hanya tertawa saat kepalannya menyentuh lenganku. Ah, Jay. Kalau kamu?” Chie menghela nafasnya. Dan hanya satu gadis untukmu. Huh? Wajahnya melukiskan kebahagiaan dan ketenangan. “Iya.”
“Sungguh, Ray?” Chie mengangkat kepalanya, senyumnya mengembang di sela air mata yang mengaliri pipinya. Itulah Chie. “Jay, Chie menyuruhku ke sini. Si pemburu gadis-gadis perawan. “Ray…” kudengar gadis itu meratap terisak dalam dekapanku.




















