“Sudahlah, kamu tidak perlu malu-malu, bilang saja kalau kamu mau pantatmu saya bersihkan!” dengan lancangnya Pak Anton menguakkan bongkahan Sasha dan mengusapkan sabun di tangannya ke celah-celah pantat Sasha. Bokep “Wah, kenapa pagi-pagi begini sudah rajin?” tanya Pak Anton sambil tersenyum pura-pura tidak mengetahui masalah Sasha. Pak Anton berdecak kagum melihat bayangan pantat Sasha yang bulat dan padat dibalik celana dalam putih itu. Pak Anton tidak lupa memberi wewangian lavender sehingga aroma lavender terpancar dari kamar mandi itu. Denyutan vagina Sasha juga bisa dirasakan dengan jelas oleh Pak Anton lewat jarinya.Sasha benar-benar sudah tidak mampu lagi menahan gejolak birahi dalam tubuhnya. “Bersediakah anda menerima dan hidup bersamanya dalam suka-duka hingga maut memisahkan?”
“Ya, saya bersedia.” Jawab Sasha.Mantri itu menyodorkan sehelai surat nikah kontrak kepada kedua mempelai itu.




















